Archives

All posts for the month August, 2011

Berlin yang Bersejarah

Published August 2, 2011 by vanya2v

22 June 2011

Pagi ini agak telat keluar-nya soalnya baru tidur sangat larut kemarin. Kita naik bus hop-on hop-off biar gampang sekalian ngiderin Berlin deh. Tujuan pertama adala Holocaust Memorial, yang letaknya tak jauh dari Bradenburg Tor. Memorial yang luasnya 4.7 hektar dan baru diresmikan tahun 2005 ini terdiri dari blok2 abu2 yang suram dan membingungkan. Apa dulu ini tempat Hitler mengeksekusi para Yahudi ya?

Soalnya saat di tepi2 masih ‘aman’ lah, eh saat Nyo bergerak berjalan ke bagian tengah memorial ini kok blok-blok di sekitar ku jadi semakin tinggi semua dan tiba2 merasa terjebak, seram dan tambah gelap. Aaahhh…….Nyo jadi ngebayangin kalo cekungan di tengah tanah lapang ini tadinya buat numpuk mayat para Jews…bergidik, langsung lari ke tepi lagi! Benar-benar tricky!! Tapi sangat unik lah desain-nya, di bawah hasil jepretan Nyo, suram kan.. :D

Holocaust Memorial

Kita naik bus lagi mengelilingi Berlin, melihat beberapa gedung bersejarah, monumen dan museum, tapi malas lah untuk turun karena panas banget. Kita turun baru di Checkpoint Charlie… Sejarahnya, tempat ini adalah perbatasan masuk antara Berlin Timur dan Barat pada saat perang dingin. Ini juga suka dipake sebagai perbatasan antara tentara Uni Soviet dan tentara Amerika dulu, wuizzz… kebayang deh pas perang dulu tempat ini banyak tank2 dan pasukan pastinya mencekam :s

and now? Tempat ini tempat tujuan turis! Bahkan kita juga bisa berfoto dengan pasukan sekutu loh (bayar tapi, hehe…). Baju Nyo udah kayak bendera Jerman aja yak kalo ditambahin warna merah :p . Di dekat sana juga ada lokasi sisa tembok Berlin, juga eksposisi penjelasan sejarahnya lengkap dengan time-line. Hmmm… begini baru enak nih, belajar sejarah langsung ke tempatnya!! Jadi gak boring.. :)

Foto di Checkpoint Charlie dgn pasukan sekutu ^^

Alexanderplatz juga menarik untuk dikunjungi karena selain menara TV, ada juga jam waktu dunia yang menunjukkan waktu2 di seluruh dunia (ini masih berjalan akurat lho). Dari sana berjalan ke Berlin dome, merupakan katedral besar yang memiliki kubah berwarna kehijauan antik.

Berlin Dome

Di dekat sana ada Museums Insel, atau kawasan museum yang terdiri dari Atlas museum, Neus museum, Altes nationalgallery, Bode museum dan Pergamon museum. Tiket masuk dijual untuk paket semuanya, hmm.. lumayan mahal sih kalo gak pelajar 17 EUR (klo student kayak NYO setengahnya deh :p). Tapi Nyo males kalo masuk semuanya, udah tepar euy.. jadi cuma masuk beberapa dan yang favorite sih Pergamon museum karena isi-nya unik banyak kebudayaan Mesir dan ada Islam2-nya. Kalau untuk bangunan luarnya, yang bagus kubah-nya Bode museum..

Yup… jalan-jalan di Berlin diakhiri dengan shopping2 (terutama suvenir pecahan tembok Berlin yang unik dan ada sertifikatnya –> katanya skrng sudah mulai jarang lho soalnya udah jadi komersil sih, hihihi…) dan beli PRETZEL!! yummy.. pretzel emang enyak.. :g

Museum Insel

 

Day 1 in Berlin

Published August 1, 2011 by vanya2v

21 June 2011

Setelah perjalanan selama 4.5 jam dari Stasiun Florenc, Praha, Czech Republik naik Eurolines, akhirnya kamis sampai juga di Berlin. Sampai sana langsung menuju hotel, tapi tiba2 resepsionis-nya bertanya padaku seperti ini pada saat cek-in, “How old are you?”, dengan tampang tidak percaya. Aku hanya menyebutkan namaku, tapi dia masih curious, huwaaa… jangan2 gak boleh masuk, hiks2… setelah liat paspor barulah percaya dia kalau aku  udah cukup umur, di atas 17 tahun, heuhu… *nasib*  T_T

Sempat khawatir juga buat ke Jerman karena pada saat itu lagi heboh2-nya wabah E-Coli di negara itu, sudah beberapa orang yang jadi korban. Apalagi dikabarkan strain-nya itu berbeda, lebih berbahaya dan efek kematiannya langsung, hwaaa…Wanti2 aja deh jangan makan sayur2-an mentah (entah itu di salad maupun sebagai pelengkap makanan) dan buah2-an tanpa kulit. Eh, tapi walopun begitu kan Nyo tetep beli Stroberi Jerman (menggoda sekali sih dan benar2 beda, manis-nya ituuu…. nagih setelah tahun lalu nyicipin stroberi Jerman di Austria!), udah dicuci bersih padahal tapi tetep aja efek-nya kita pada diare selama di Jerman! Alhamdulillah tapi gak sampe E-Coli..

Agenda pertama siang ini adalah ke Bundestag, yaitu  legislatif Jerman. Nah, tur ini awalnya dibuka untuk umum, tapi semenjak ada ancaman teror bom beberapa bulan lalu jadi sulit untuk masuk, harus REGISTRASI dulu jauh2 hari (minimal 2 minggu sebelumnya) untuk masuk kesini, pas masuk juga ada pemeriksaan ketat + identitas. Sebenarnya jadi jadi daya tarik untuk ku bukan Bundestag-nya tapi bangunan Reichstag-nya, terutama kubah kaca-nya.

Reichstag

Tur berlangsung selama 1.5 jam dengan guide yang English dan pengetahuan-nya mengenai sistem pemerintahan Jerman serta sejarah-nya sangat bagus, sehingga kita benar2 bisa menikmati. Sejarahnya, pada tahun 1933 dulu bangunan itu pernah terbakar karena bom sehingga tidak digunakan sebagai pusat pemerintahan Jerman. Lalu, kondisi ini semakin buruk karena gedung menjadi pusat target pasukan lawan, terutama Rusia, selama perang dunia 2. Kita bisa lihat masih banyak dinding dalam bangunan tersebut yang dipenuhi coretan2 pasukan Rusia saat itu (walaupun sebagian ada yang di sensor krn isi-nya terlalu vulgar thp pemerintahan Jerman).

the wall

Uniknya, lokasi Reichstag ini ada di perbatasan antara Jerman Barat dan Timur dulu. Jadi, banyak kisah2 sedih maupun heroik terjadi, hiks2… Gedung ini mulai difungsikan lagi dan direnovasi efektif setelah Jerman bersatu tahun 1990. Di dalam sana kita juga melewati ruangan kanselir Jerman, alias Bu Merkel :D . Uniknya semua ruangan staff disini, gak dia presiden atau mentri itu sama ukurannya, 18 m2! Hoo… Tapi ada yang berbeda di WC-nya kalau gak salah soalnya dia perempuan sendiri, hehe… Ok deh… Adil lah.

Di suatu sudut ada karya seni yang menarik, yaitu tumpukan rak boks2 besi yang bernamakan masing2 anggota parlemen Bundestag ini dari pertama kali sampai sekarang. Nah, ada satu boks yang hancur (penyot) dan ternyata bernama Adolf Hitler! Hmm… baru tau Nyo kalo dia tadinya anggota DPR, eh, Bundestag Jerman.

Hitler box

Ada satu ruangan yang menarik, yaitu ruangan ‘kepercayaan’.. dalam ruang ini, terlihat agak berbeda suasananya. Pertama dikirain ini ruang untuk misa karena ada kursi2 berjejer dan altar di depannya. Eh, ternyata ini ruang untuk multi agama! Wuihh… ada beberapa lukisan/karya seni yang terbuat dari paku dan batu semua, yang mencerminkan tiap2 agama, mulai dari Kristen, Hindu/Budha, Yahudi dan juga Islam. Islam direpresentasikan dengan paku2 yang tertancap di atas kanvas putih, katanya sih melambangkan jamaah2 yang lagi thawaf mengelilingi kabah. Uniknya juga, ruang ini bs difungsikan jadi misa, sinagog, bahkan mushola, karena di lantai itu sudah ada garis2 kiblat. Hooo… jadi kalo ada anggota parlemen yang mau sholat tinggal datang aja kesini yak!? Waaahh…. keren yak di Jerman! Gak kayak Prancis yg GAK mau mengakui / dilarang menunjukkan identitas agama!!

Lalu, terakhir adalah mengunjungi ruang sidang parlemen Bundestag-nya. Dulu sebelum dipindahkan ke Berlin tahun 1999, kantor parlemen Jerman ada di Bonn. Anw, warna kursi Bundestag ini tidak ada yang menyamakan, karena dibuat khusus untuk parlemen Jerman, yaitu warna ungu kebiruan, hehe… Guide juga menjelaskan mengenai sistem voting dan pemerintahan Jerman, tapi yah aku gak terlalu ngerti sih :p . Oia, lambang parlemen ini juga burung garuda elang lho! Tapi lucunya, ada 2 lambang elang besi di ruang parlemen itu (karena katanya yg dulu salah, terus malah di dobel).. yang mennghadapn depan lebih gendut kaki-nya, yang menghadap belakang lebih garang, haha, ada2 aja! :D

Bundestag

nah, saatnya kita menuju ke kubah kaca di atas Reichstag ini! Akhirnya… saat disitu kita dibagikan audio-guide yang penjelasannya akan menyesuaikan dengan lokasi dimana kita berada. Jadi gak perlu repot2 pencet nomor berapa2 saat berpindah tempat, hoo… enak yah. The view was amazing!! :_) . Nyo suka banget! Kayaknya kokoh dan futuristik gitu… semuanya kaca jadi cling deh. Tepat di bawah dome ini adalah ruang sidang parlemen itu, jadi *mungkin* saat sidang kalo ngantuk anggota parlemennya bisa liat2 tuh di atas ada siapa aja yang lagi ngiderin kubah.

Kubah kaca

Di bawah ini ruang parlemen

Selepas magrib, akhirnya kita makan malam bersama teman di Berlin di restoran Turki yang yummmy…. super!! Tapi porsi-nya itu boo, jumbo banget dengan kambing bakar dan nasi butter sebakul! sluuurrpp…. lokasi-nya kalau datang sendiri agak seram nampaknya soalnya di daerah Turki/Arab2 gitu. Aku gak tau ya kalo di Jerman bagaimana, tapi kalau di Prancis kan selama ini kesannya kawasan Maroko/Arab adalah daerah coret/bahaya. Namun, kayaknya di Jerman baik2 aja ya, walaupun sempat ada isu yang katanya proses asimilasi kurang berhasil antar Turki – Jerman, karena orang2nya mengelompokkan diri sendiri/tidak membaur.

Setelah kenyang, kita lanjutkan perjalanan ke Bradenburger Tor!! Emang ini bagusnya kalau malam hari… sampai disana langsung ‘wow’ dengan pengaturan lighting-nya sehingga terlihat indah. Bradeburger Tor ini merupakan gerbang di Berlin yang berada di Pariser Platz. Gerbang ini ada hubungannya dengan Napoleon, karena dulu sempat dibawa ke Paris lalu dikembalikan lagi ke Berlin saat Napoleon kalah. Saat terpecah, Bradenburger Tor juga memisahkan batas Jerman Barat dan Timur. Btw, my fave musician, Bach, juga menciptakan komposisi “Bradenburg Concertos” loh pada masa baroque.. :p

Bradenburg Tor

Dari sana jalan ke Postdamer Platz, daerah modern Berlin, penuh dengan gedung2 tinggi pencakar langit. Yang jadi pusat perhatian apalagi kalau bukan SONY center! Gedung ini unik, sering jadi tempat launching/premier red carpet beberapa film Holywood sih, juga ada legoland kecil dan beberapa museum entertainment, seperti museum film. Desain-nya yang Nyo suka karena sangat futuristik deh, bling..bling.. bling… :) . Di dekat luar gedung itu juga ada beberapa blok tembok Berlin yang penuh grafiti warna-warni, kontrast dengan warna-warni lampu2 gedung pencakar langit pada malam hari di Berlin.

SONY center

Tak terasa sudah lewat dini hari, rasanya sudah lelah berjalan…… Mari kita pulang, yosh!! Enak ya di Berlin walaupun kota gede tapi gak se-semrawut dan sekumuh Paris ato Rome..dan tepat waktu dimana pun, hoho.. :D

Praha yang Mistis

Published August 1, 2011 by vanya2v

19 June 2011

Baru kemarin sore sampai Dijon, pagi ini Nyo dengan sisa – sisa keteparan kembali packing dan bergegas ke Paris untuk jemput ade dan bertualang.. :D . Pesawat EasyJet ke Prague akhirnya berangkat… sampai di Prague, langsung naik shuttle ke hotel, soalnya denger-denger sih agak seram juga kalau baru pertama kali, sampai pas malam hari pula, di kota yang terkenal mistis ini… apalagi bahasa nya aneh dan juga mata uang-nya bukan EURO (dengan susah payah nyari di Indo dan di Dijon, ternyata baru bisa tuker duit di CDG –> padahal sampai di Praha-nya juga banyak sih tempat utk nuker duit).

Melintasi kota Praha dari bandara ke Old Town saat malam hari memang ‘ajaib’, terutama bagi saya yang baru pertama kali ke kota ini. Kesan pertama adalah.. SERAM!! Huhu… Okay, akhirnya tiba juga di hotel persis di belakang cathedral Gothic di Old town square-nya. Begitu masuk hotel, ternyata hotel nya antik kuni begitu dan gelap.. di lorong, langkah kaki kami terdengar berderit – derit. Tiba-tiba disamping ada lukisan besar ratu Praha dan di depan jendela kayu terbuka memperlihatkan langit yang sudah gelap, dengan tirai putih-nya yang berkibar-kibar tertiup angin. Whuuzzz…!!! Jadi merinding suasananya horor, langsung buru – buru masuk kamar dan TIDUR! Kami gak berencana untuk keluar Praha malam ini, mengingat sudah tepar dan juga kaget suasana langsung creepy begitu.. huhu…. :s

20 June 2011

Dengan semangat ’45, abis subuh kan sudah terang tuh jam 5 pagi, kami menyusuri jalan menuju Charles Bridge. Emang NIAT nya sih foto-foto di kala jembatan ini masih sepi dan belum dipenuhi para turis yang berjubel untuk foto disini. Memang sih yang ada di Charles Brigde saat kita kesana hanya orang – orang yang sedang lari pagi, olah raga, gitu2, hehe… Tapi worth it lha!! ^_^

Prague from Charles Bridge

Old town square juga masih sangat sepi.. selain Gothic cathedral, juga terdapat Astronomical Clock yang terkenal. Uniknya pada  jam ‘o’clock’ alias tepat tertentu, dari atas menara di 4 penjuru ada prajurit yang membunyikan trumpet (ampe hafal nadanya)..para turis pada ngantri untuk melihat event ini. Setelah breakfast, jam 9 kami memulai tour keliling kota Prague yang dimulai dari Namesti Republiky.

Old town square

Selain Old Town yang dipenuhi bangunan2 khas nan antik, Prague juga memiliki sis modern di New town. Salah satu bangunan yang unik adalah The Dancing House! Bangunan yang diperuntukkan sebagai kantor resmi ini bentuknya unik,  juga desainnya terlihat seperti gedung yang sedang menari bukan?

Dancing House

Prague juga memiliki Synagoge dan lumayan ‘kental’ deh Yahudi-nya. Soalnya di beberapa tempat, Nyo menjumpai ada mobil2 catering khusus makanan Kosher (makanan untuk orang Yahudi, semacam Halal food lha kalo buat kita) berseliweran dengan tulisan Ibrani-nya.

Dari sana kita menuju ke Prague Castle.. Lucu sih bangunan disana warna – warni. Oia, ada satu patung depan Prague Castle yang katanya itu patung presiden pertamanya dan jari2-nya itu kayak mengarah dan membentuk suatu simbol, yang menurut guide-nya itu salah satu simbol Freemason! Hal ini semakin diperkuat dengan adanya menara obeliks yang memiliki piramid di atasnya… as we know, simbol Freemason adalah segitiga/piramid (emh.. apalagi kalau di dalam segitiga itu ada gambar mata-nya, lambang Dajjal dah). Hmm.. Penuh dengan kode dan simbol.. :s

Freemason simbol?

 

Dari atas Prague Castle ini kita bisa melihat pemandangan kota Praha dari atas, wow.. keren yah. Setiap berkunjung ke Eropa Timur, aku suka dengan warna – warni bangunannya yang ceria (mungkin karena ada pengaruh unsur Rusia?), apalagi warna hijau tosca terang atap cathedral-nya.

Di daerah Mala Strana, alias seberang  Charles Bridge, dibawah Prague Castle.. jalanan-nya sangat antik dengan toko yang berwarna-warni, berasa lagi di Harry Potter, apalagi dengan suasana mistis begini, hehehe…… Charles Bridge kalau sudah siang memang ramai sekali, bahkan banyak pengemis (dengan anjing gede) yang menyeramkan disana, membuat suasana TIDAK nyaman! :(

Tour berakhir di Old Town dan sangat beruntung, pas kita kesana ternyata sedang ada Prague Culinary Festival!!! Waaaww….. langsung deh kita kalap buat nyobain semua makanan2 baru! Wuiiihh…. ada Grilled Cheese (my fave!), ada Langose (ini kok pas aku makan kayak cakue pizza yah), ada Trdelnik (ni kayak kue roll roti manis bakar), berbagai daging panggang2 (yg kebanyakan malah BABI, huhu… beware!!), terus biskuit2 tradisional. Nyuuummm……yummy, puas dah!! :D

my photoshot for Grilled Cheese :g

Tapi nampaknya Praha agak ‘seram’ ya.. soalnya aku lihat ada gelandangan yang ngais2 tong sampah buat nyari roti dan langsung dimakan tuh sisa2 roti. Aku yang lagi makan deket situ jadi gak enak… :( . Apalagi setelah itu juga ada kejadian menegangkan, ada perkelahian antar preman (padahal di daerah inti turis, deket Astronomical Clock) ampe kejar2an. Untungnya polisi disini cepet banget datangnya dah… tapi ya tetep aja, serem.. :( –> walopun pas di Paris dan Roma (ini apalagi) juga sempat mengalami hal yang sama kyk gini.

Dari sana, kita muter-muter lagi untuk foto2 dan cari oleh2… yang aku suka dari Praha sih kotanya antik sekaligus angker. Kalau dipikir2 mirip dengan EDINBURGH ya, kotaku dulu, hihi…. soalnya sama2 banyak Ghost Tour yang ditawarkan, mistis dimana2… belum lagi katanya ada bunker nuklir angker di Prague. Mungkin sisa2 zaman Stalin dulu yah…dan pergolakan saat Praha memisahkan diri dari Rusia.

my fave view for Prague Castle and Charles Bridge

Oia, Praha juga terkenal akan musik KLASIK nya… katanya kan Prague Philharmonic Orchestra termasuk yang paling bagus di dunia. Makanya itu kali ya om Erwin Gutawa suka bolak2 ke Praha buat rekaman dan make orhc

Keesokan harinya, kami langsung cabut dari Praha dari St.Florenc, bus menuju Berlin.. Nampaknya 1 hari sudah cukup deh buat Praha!! :)