Time To Grow..

Entries from November 2008

Freezing in the most northen Capital City in the world (Finland trip – part 4)

November 30, 2008 · 3 Comments

26 November 2008

Topik hari ini, sangat teknis! Tentang Radio access, WCDMA, HSPA, dan LTE lagi dan tentang system verification dan field verification, dilengkapi dengan lab.tournya. Hwaaah… to be honest ya, aku GAK SUKA pas begitu liat lab.tour dan melihat kerja BTS, MSC, BSC dan radio networking, cara-cara programming-nya. Entahlah… bagiku, aku pusing dan serasa ‘mati’ aja kalau aku harus kerja seperti itu. Rasanya aku kangen biomedik! Aku kangen dimana selain mem-program, kita juga bisa melihat si pasien atau ada gambar-gambarnya, lebih colorful lah.. tidak dull seperti di telekomunikasi ini. Kepalaku sebelum lunch itu udah keliyeng-keliyeng diterangin ini itu kagak masuk euy..

Tapi pas tentang field verification, tentang cara praktik nge-tes network-nya di lapangan langsung, lumayan masuk lah. Karena ada kejadian lucu, anaknya si presenter yang 7 tahun neleponin terus ke HP-nya dan lumayan gak penting juga obrolannya berkali-kali si anaknya kayak ‘laporan pandangan mata’ ke ayahnya. Ternyata anaknya pulang sekolah mau maen ke rumah temannya, tapi disana gak ada ibunya. Terus kata si ayah, pergi ke rumah teman yang ada ibunya di rumah, dst..dst… Lucu lah.. =D . Karena si ayahnya ini masih muda, punya anak sebelum lulus kuliah coba (kayak di Indo aja).

Host hari ini adalah Niko Lalu, yang menurut kita sih, ehem, lumayan ganteng lho.. =p. Tapi kayaknya ramahan si Mika deh. Yang nganter kita pulang ibu-ibu tapi, dianter dan dibayarin taxi pula! Asik-asik.. karena kebetulan dia mau belanja di mall sebelah hotel kita, hehe…

Sampai di hotel, kita agak senewen karena SMS kita ke Mas Joko yang tentang ngajak jalan/nemenin kita jalan-jalan ke Helsinki gak dibales-bales. Eh, tapi akhirnya dibales namun kondisi pekerjaan yang menumpuk tidak memungkinkan Mas Joko untuk keluar kantor sebelum jam 9! (huhuhu… jam8 tuh toko-toko udah pada tutup). Jadi, kita nanya aja ke Helsinki naik apa dan toko apa yang bagus buat beli oleh-oleh disana. Ternyata we were advised to take the bus… Then, we asked the hotel receptionist, she said the fastest way to get to Helsinki is by train! Suprisingly, the train and bus station is right behind the hotel.. hehehe… asik..

Waiting for the bus

Waiting for the bus

Jangan asik dulu, disini nih awal mulanya petaka.. =( . KIta mau naik kereta kan, tapi sampai disana bingung karena masuknya orang-orang pada gesek tiket sedangkan kita gak punya, huhuhu… Terus nanya dan katanya mereka dapat tiket itu dari dalam mall dan belinya buat bisa dipake seminggu. Kita ke mall, nyari-nari tempat beli tiket itu dan gak ketemu. Keluar lagi, kata orang lain ternyata bisa bayar langsung kok di dalam keretanya. Di dalam kereta kita nanya orang lagi, katanya kalau mau bayar ke depan sana. Kita ke depan dan gak ada siapa-siapa buat bayar tiket. Haahhh…. stress, jadi turun dari kereta aja, daripada kebawa dan beralih berburu bus.

Ternyata banyak banget tempat halte untuk bus-bus dengan tujuan berbeda. Untuk bus ke Helsinki itu nomor 110t, beuh.. kondisi di stasiun bus udah tidak nyaman lagi karena angin udah agak kencang dan mendingin, brrr… Kita segera naik ke bus 110t yang baru tiba dan bayar di tempat. Ternyata supirnya gak bisa bahasa Inggris. Dia cuma megang duit kita yang 10 EUR dan ngomong bahasa Finland. Aku bilang lagi, “We want to go to Helsinki, two tickets..”. Dia bales ngomong Finland lagi sambil bingung, hhhh…. gak ngerti!! Yaudah kita turun aja deh.. kata Bilkis, mungkin si supirnya gak punya kembalian :-(

Kita harus nunggu lagi agak lama sampai bus 110t nongol lagi, udah ngabisin 1jam-an di stasiun yang terbuka ini karena mondar-mandir kebingungan antar train atau bus, dan turun naik bus, gak tau caranya. Bus 110t datang dan kita coba masuk, dan Alhamdulillah dengan satu tiket harga 1,9 EUR kita bisa ke Helsinki, yeah.. Namun, ternyata perjalanan ke Helsinki dari Espoo itu cukup lama dengan bus, hampir 1 jam coba! Selama perjalanan kita disuguhi pemandangan hutan, ladang tertutup salju dengan perumahan khas Scandinavian yang atapnya putih semua karena dilapisi salju. Humm…. indahnya, sayang gak bisa foto karena dari dalam bus dan udah malam.

Sebenarnya kita agak nekat juga sih tiba-tiba ke Helsinki hari gini, pikir kita..’kan tiap hari berangkat kantor saat matahari belum terbit dan pulang kantor saat matahari sudah tenggelam, jadi kapan kita bisa jalan-jalan atau beli oleh-olehnya??

Bus tiba di Metro Station Helsingford! Menurut rekomendari Mas Joko yang bagus itu toko di Meinerhemminte. Ternyata ada petunjuknya, tapi setelah kita ikutin kok arahnya ke bawah padahal gak ada tangga ke bawah, udah keliling-keliling juga. Akhirnya kita keliling-keliling mall di Metro Station, gak ada yang bagus ih! Keluar  mau nyari mall yang bagus gak tau kemana juga. Nanya-nanya orang malah tambah gak jelas.. Akhirnya kita muter-muter keliling nyari Meinerhemminte ampe 3x, ampe kaki uda kaku tapi tetep gak ketemu. Stress juga… akhirnya kita foto-foto aja deh, di tempat duduk yang penuh dengan salju di depan Metro Station.

Full of snow 'sampah'.. Btw, I love that blue light

Full of snow

Capek jalan muter-muter diluar yang udah gak nahan dinginnya, kita masuk kembali ke Mall Metro Station. Tiba-tiba di dalam toko Men’s Wear we came across Mr.Jhon!! Kenalan kita dari Filipina. Waaahh… how come? Helsinki is small yah.. We said, “Mr.Jhon, we’re lost.. Actually, we were looking for souvenir shops but we don’t know where to go..”. Dia juga kagak tau karena dia kesana naik taxi and his hotel just few blocks from there, beuw..  Otherwise, it’s okay since we could take pictures together with Mr.Jhon (Bilqis’ obsesion, hahaha..).

Udah gak ada yang menarik, pulang aja deh dengan tangan hampa… Naik bus yang sama ke Leppavara (tempat stasiun awal kita). Inilah insidennya, tiba-tiba aku saking teparnya KETIDURAN dunx!! Aku melek karena dibangunin sama Bilqis (yang juga ketiduran), katanya udah nyampe. Aku bangun aja dan turun dari bus. Pas turun, baru nyadar dan bener – bener bangun dunx, langsung ciut semangatnya, “DIMANA INI???!!!”

Aaaarrrgghhh……. ternyata stasiun Leppavara masih jaauuuh!!!! dan disini uda gak ada bus lagi, secara gitu udah jam 9 yang menurut ukuran sana udah malam banget. Haaahhh…. jadi kita harus jalan menuju ke stasiun Leppavara!! Kita melihat stasiun itu nun jauh disana…. zzziiinnggg…. wwwuussshhhh… angin berhembus semakin kencang. Rasanya enggan banget ngebayangin kita harus jalan diantara salju dan temperatur yang pastinya minus di malam ini!! Masya Allah… Tapi kalau gak bergerak, bisa-bisa kita beku!!!

Astagfirullah… Mana kita sama sekali gak predict kalau situasi bakal begini, aku gak bawa cukup persiapan seperti topi hangat atau minum atau penghangat. Semua mantel memang sudah aku pakai, tapi kakiku!! Rasanya salju yang kuinjak masuk semua ke boot-ku, super duingiiinnn…….!!! Kita terus berjalan dan berjalan, saat menyebrang dihadang lampu merah. Kesal sekali rasanya saat itu, udah gak bisa berdiri diam untuk menunggu lampu hijau. GAK KUAT ya Allah… udah mau nangis, dingin banget!!! :-( (

Kita berjalan dan berulang kali berteriak karena terpeleset-peleset salju es yang licin di jalan! Saat mau masuk stasiun Leppavara ternyata sudah dikunci dunk, Astagfirullah.. Kita jalan ke ujung sana, mencari mana pintu yang buka. Rasanya aku udah gak bisa berpikir!! Kondisi buruk banget, panik! Akhirnya masuk ke selah pintu yang terbuka, tapi mohon diingat ini stasiun terbuka yah… bukan tertutup. Gak bakal ada udara hangat di stasiun ini.

Untuk mencapai ke Sello, kita harus menyebrangi 4 spoor kereta dan kita haru melalui jembatan. Dengan tertatih – tatih, udah GAK BISA NGERASAin badan kita, saking DINGIN-nya.. kita naik tangga jembatan penyebrangan yang tinggi banget. Hosh.. sampai disana ternyata pintu buat ke arah sana ditutup!! Grrrrhhh…rasanya pengen…. >,< Sabar, bu…

Udah gak tahan, kita nemu jalan untuk ke sisi sebelah sana, tapi karena malam jadi orang-orang sudah pada gak ada, yang ada gerombolan anak muda ngerokok-rokok yang aura-nya huhuhu… serem.. Astagfirullah.. Bilqis udah agak mau kambuh asmanya. Kita berdua sama-sama GAK ngomong, ini udah threshold!! Limit kita men-tolerir suhu minus dan angin malam yang super dingin!! Udah gak sanggup, even for talking… Save the energy..

Akhirnya kita sampai di Mall Sello-nya, kita perlu untuk cari jalan ke hotel-nya!! Tapi, sekali lagi yah… pintu-pintu udah pada ditutup karena udah di atas jam9!! Aaarrghh….. Kita perlu MASUK ke dalam bangunan untuk menghindari dingin! Tolong ya Allah… Astagfirullah.. Rasanya itu pas harus jalan di salju lagi, tanganku ud kebal dan kakiku uda mati rasa, jalan gak kerasa, gak bisa ngerasa yang mana jempol, jari kelingking dan jari lainnya. Brrrr…… uda panik! We were almost dying.. Jantungku berdetak uda gak beraturan dan agak sesak.

At last…… Alhamdulillah kita bisa masuk ke Mall Sello lewat pintu yang lain dan jalan sedikit ke hotelnya. Sampai di hotel, tanpa ba-bi-bu, langsung tepar!! Brruukk…. What a ‘dying cold’ experience…

Categories: Uncategorized

First day at NSN office (Finland trip – part 3)

November 30, 2008 · 2 Comments

25 November 2008

Hari pertama ke kantor NSN di Saterinporti, dijemput Keith jam 8.30 dengan mobil hybrid-nya (masih gelap loh, kayak jam setengah 6 kalau di Indonesia). Topik hari ini adalah tentang 3G Specification, WCDMA, HSPA, dan tentang bagaimana me-manage jalannya suatu sistem R’n D beserta teknik pengambilan keputusan engineer yang pasti juga terbatas oleh waktu dan budget. Technical skills VS managerial skills… Menyenangkan! Terutama sih yang paling aku suka tentang gimana cara membuat dan memicu R’nD yang bagus. Hwahwahwah… =)

Sepertinya dunia telekomunikasi juga mengasyikkan yah? (apa berminat pindah jalur nih? hehehe…). Ironisnya, menurut survey dari Depkominfo, pertumbuhan telekomunikasi di Indonesia itu dari tahun 2007 sampai sekarang sudah mencapai lebih dari 50%, sedangkan kita masih kekurangan sumber daya manusia di bidang itu! Apalagi untuk belajar networking yang memang butuh investasi yang sangat tidak sedikit. Also, do you know how many mobile-phone users in Indonesia? About 140 million!! Well, it’s roughly half of Indonesia population, right? Sasaran empuk banget gak sih buat perusahaan telecom kayak gitu? :-(

Overall, today’s topic lebih mengarah ke hal manajemen R’nD, tidak terlalu teknis. Pulangnya jam 4 (udah gelap bo’, uda lewat magrib), kita dianter Mika, host kita untuk hari ini. Karena suasananya mendukung banget buat leyeh-leyeh, akhirnya kita tidur karena Keith bilang dia mau jemput kita jam 6.50 buat pergi dinner ke Fishmarket di Helsinki. So, bobo-lah kita dengan nyenyaknya…

With Mika, our host, sebelum pulang

With Mika, our host, sebelum pulang

Tiba-tiba ada ringtone HP ku berbunyi, dari Keith! Katanya si bos udah di lobby hotel nunggu kita. Ha? Bukannya tadi jemputnya masih jam 6.50 yah, sekarang kan baru jam 6.20. Gyaaahhh… aku langsung ganti baju, siap-siap dan buru-buru turun ke bawah. Ternyata aku salah denger tadi, kata Keith tuh bukan 50, tapi fifteen… huhuhu, lagi kumat budi-nya :-( . Keith nunggu dengan seorang wanita cina dan ternyata (lagi) itu adalah istrinya, wah.. masih muda yah, kayaknya umurnya gak beda jauh, mungkin 7 tahun-an lebih tua dari aku.

Lalu, kita melaju ke Helsinki. I saw lots of places, there… Parliament building, opera house, baltic sea (wah, I just realized that we were in the northen part of the world! Does anyone want to go cruising there in winter? Aku kagak mau dah, bisa masuk angin ntar), etc. Lumayan jauh, lalu kita sampai di Fishmarket dan pintunya lucu, di bawah jalan gitu =p . Pas keluar mobil, brrrrr… udara dinginnya serasa menusuk tulang! Pengen cepet-cepet masuk.

Di dalam restoran, cozy banget dengan dekorasi penuh kayu. Disana kita dikenalkan dengan satu tamu lagi yaitu sekretarisnya si bos, Raija. Udah agak tua sih, kira-kira hampir lima-puluh mungkin umurnya, orang Finnish asli (mereka menyebut diri mereka Samoi) tapi berwawasan internasional karena lama di Inggris dan Florida. Setelah ngobrol-ngobrol, ternyata Raija suka arts, music and dance! Wah, senangnya punya teman ngobrol se-jiwa. Katanya dia suka datang ke toko furniture Indonesia yang ada di Helsinki hanya untuk mendengarkan musiknya disana yang indah. Gyaaahh.. so pasti, musik Indonesia! Ku ‘cekokin’ aja dia dengan menjelaskan tentang macam-macam gamelan di Indonesia (Bali, Jawa, dsb) dan tentang perbedaan tangga nadanya, etc., terus tentang tarian-tariannya. Aku cinta Indonesia, terutama kebudayaan dan keseniannya (jiwa nasionalisnya kumat lagi).

Dinner with Raija, Keith and Sabrina

Dinner with Raija, Keith and Sabrina

Oia, untuk setiap presenter yang nge-bawain materi di program NSN ini, aku kasi mereka souvenir from Indonesia, seperti gantungan kunci bentuk wayang dari kayu, pensil yang atasnya ada kepala wayang, pembatas buku dari kain batik khas Indonesia atau yang dari kulit gambar wayang. Entah kenapa, aku tuh senang sekali kalau bisa mengenalkan budaya Indonesia ke masyarakat luar, apalagi bule-bule yang belum kenal Indonesia di negara nordic seperti ini. Bangga dunx, kesenian Indonesia itu super indah bagiku!! =D

Kalau liat harga makanan-makanannya di buku menu, jadi gak niat makan, di atas 30 eur sebagian besar. Maklumlah, Helsinki is one of the most expensive cities in the world (katanya, aku baca). Tapi mumpung dibayarin nih, pesen aja sesuka hati asal halal, hehe.. Pesanan pertama, Mushroom Soup! Waah, pasti enak.. aku udah ngebayangin kayak sup krim pake jamur panas-panas, yummy.. Eng-ing-eng, pas datang. ILFIL!! Piring gudhe, isinya cuma lebih kecil dari jempolku. Udah gitu gak jelas rupanya, benyek-benyek kayak bubur, warna abu-abu. Inikah jamur Finland? Haduh.. terus ada kuahnya, fiuh, untunglah. Kukira panas, ternyata biasa aja dan warnanya coklat item kayak teh. Aku tuang aja d ke piring ku…

Mari makan… Aku dan Bilkis pandang-pandangan, hhh, makan gk ya? Liatnya aja uda hilang nafsu makanku. Pas dirasa… -__- . Sama seperti bentuknya, gak keruan! Aku langsung minta roti aja, makan tahan nafas dan akhirnya abis! Fiuh.. lega. Bilkis udah gak sanggup ngabisin lagi, uda eneg. Hehehehe…. Terus ditawarin lagi. “mau nambah?” . Beuh..

Datang main course-nya.. aku pesan ikan salmon dengan jamur dan sayuran khas sana (apa namanya, lupa). Hmm.. ini baru yummy banget! Ikannya merah suegar dan gudhe bo’… tapi yang bikin ilfil lagi-lagi jamurnya, karena tebel agak kriuk dan kayak lobak/labu lah rasanya. Tapi ini sangat lebih mending daripada appetizer-nya.

White Church, symbol of Finland, country of St.Claus!

White Church, symbol of Finland, country of St.Claus!

Pulang-pulang udah jam setengah 11 malam, kita jalan tuh udah bergemelutuk giginya… sumpe dingin abis! Tapi kita jadi bisa liat-liat kota Helsinki (yang menurutku sih sangat biasa-biasa aja deh), dan memotret White Churh, yang jadi simbol negara ini. Parkiran mobil di bawah tanah, 20m di bawah tanah katanya dengan tembok-tembok yang dilapisi seperti batu-batu putih. Dulu, saat perang dunia ke dua banyak bom, sehingga ornag-orang pada berlindung di ruang bawah tanah seperti ini. Hooo… =)

Categories: Uncategorized

At last, we arrived in Finland! (Finland trip part -2)

November 30, 2008 · 1 Comment

Alhamdulillah… no delay and we had a safe trip to Helsinki. Sampai disana, pas landing… kita terdiam……

krik..krik..krik.. “are we on the artic or where??” . Jadi pesawat mendarat di’lautan’ salju, semuanya sejauh mata memandang, putih salju semua!! Masya Allah.. perasaan baru beberapa bulan lalu aku melihat sejauh mata memandang tuh gurun pasir semua di Arab, but now? Kebalik 180 derajat! I said to Bilkis, “Bil, I don’t think I want to get out from this plane..”. Jadi, ternyata badai salju kemarin itulah yang membuat semua Helsinki menjadi tertutp salju tebal seperti ini, humm… I immediately wore my coat and got off from the plane.

This Vantaa airport is much smaller than Frankfurt airport, but I love it.. kayanya nyaman aja dan banyak tempat belanjanya yang gak jauh-jauh jaraknya =D. Setelah ambil bagasi, kita berpisah dengan mas Joko dan Mr. Jhon (dari Filipina yang kita kenalan di airport Frankfurt, gara-gara insiden delay trip itu, hehe..). Lalu, Keith Sutton, ketua eh pkoknya pimpinannya NSN Research and Development global centre menjemput kita ternyata, karena si Anneli yang harusnya ngurusin kita malah sakit (dan sampai pulang dari Finland, kita gak pernah ketemu dia). Orangnya ternyata ramah banget dan asalnya dari US.

Masa beliau bawain koperku yang beratnya lebih dari 20 kg itu dari airport ke mobilnya, beuh, jadi gak enak. Terus selama di perjalanan, kita jadi tahu kalau dia udah kerja di Nokia dari hampir duapuluh tahun lalu, dan dia itu yang pertama buat program SMS lho. Waahh… what a brilliant! Perjalanan dari Vantaa ke Espoo (tempat kita tinggal dan kerja ke NSN) memakan waktu cukup lama, sekitar setengah jam dan melewati Helsinki (diantara kedua kota tersebut).

Hotel Sello

Hotel Sello

Di kota Espoo, kita sampai di Hotel Sello. Hotel ini disebelahnya ada shopping centre dan di belakangnya langsung stasiun bus, kereta, humm… asik dah. Sampai di hotel ternyata gak ada abang-abang yang bawain barang kayak di hotel Indonesia, huix… terus masa, koperku yang beratnya lebih dari dua puluh kg itu dibawain sampai depan pintu kamar dunx! Kata dia, udah gak usah cemas atau gak enakan, walaupun saya vice president, tapi gapapa kok…. Gile bo’, nyang bawain koper ku, vp euy. Beuh… di Indonesia mana mau orang dengan megang jabatan mau ngangkut-ngakutin barang tamunya. Mending kalau tamunya rekan bisnis ya, lha tapi kita? Kita siapa? :-(

Jam menunjukkan hampir pukul setengah 4 sore, udah agak gelap dan di luar hujan salju! Dasar orang dari ‘hot-country’, dikala orang-orang pada di dalam rumah because of this kind of whather, eh kita malah keluar buat foto-foto =p . Yah, kapan lagi….hehehehe… Pake payung pun kagak ngaruh, tetap saja wajah kena terpaan hujan salju dan anginnya lumayan juga, brrrr…. untung pake long-jones, baju 3 lapis + coat, celana 3 lapis juga, jadi lumayan nahan juga =D

Where am I?

Where am I?

Kita mampir di mall, karena aku tiba-tiba sesak gara-gara kebanyakan baju yang dipake… hwaaahh… jadi istirahat dulu, baru deh pulang, hari sudah gelap… =( . Sampai hotel langsung tidur (jam6 udah Isya loh, magrib-nya masa jam 3an, heuu…), dari jam 6 bangun-bangun besoknya jam 5. Kenyaaangg…. emang enak tidur di musim dingin =)

Ayo masuk ke hotel, hujan salju!

Ayo masuk ke hotel, hujan salju!

Categories: daily · technlology

What a looongg trip to Helsinki, Finland – (Part 1)

November 30, 2008 · 1 Comment

“.. within 24-hours I had been flight to Singapore, Frankfurt, Stockholm, passed Helsinki, and Frankfurt again!..”

22 November 2008

Menuju bandara Cengkareng setelah Ashar, berhubung koperku overload (lebih dari 20 kg bagasinya, dasar cewe, bawa baju banyak2), hahaha, jadinya check-in-nya musti bareng deh. Lalu waktu ditimbang ternyata cabin lugage ku kelebihan dunx, 12kg! Padahal harusnya max.8 kg -__- . Mantel hitamku yang super tebal akhirnya ditenteng aja deh. Aku dan Bilkis (EL-ITS) naik Lufthansa ke Singapore transit sebentar, lalu Frankfurt dan pake connecting flight ke Helsinki.

23 November 2008

Lalu, selama kurang lebih 11 jam perjalanan dari Singapore ke Frankfurt, sampailah kita di bandara Frankfurt pukul 6 pagi. Huhu.. lebih bagus Changi :-( , karena mau nge-net gak gratis kayak di Changi dan sangat multikultural yah disana. Bandaranya super luas dan nyebelin (karena untuk menuju Gate yang dituju JAUH BANGET, tandanya berkelak-kelok dan kagak nyampe-nyampe, fuih.. I love Cengkareng better, wkwkwkwk…) dan bingungin (menurut orang-orang katanya bandara Frankfurt ini termasuk bandara yang mbingungkan).

Frankfurt airport

Frankfurt airport

In Changi airport Singapore, everything was going well, but in Frankfurt? We had a flight to Helsinki at 9.30. Then, we took off to Helsinki with small Lufthansa airplane dan terjadilah awal mula masalahnya. Setelah 2,5 jam lebih (harusnya udah nyampe di Helsinki), pesawat masih belum mendarat juga, curiga..? Pilot memberi pengumuman, ternyata WE COULD NOT LAND IN HELSINKI!! The weather was very severe, heavy  snow storm and windy, and the pilot barely saw anything!! Huhuhu… Penumpang-penumpang udah pada cemas dan moved from their seats, ribut, nanya-nanya crew dan mereka harus menjelaskan, “Kita tidak tahu kapan bisa nyampe sana. Kita TIDAK dapat informasi dari sana, tidak bisa menghubungi airport Helsinki. Please, be patient! Back to your seat and remain there!”

Setelah lumayan lama terkatung-katung di udara, gak jelas tak tentu arah, akhirnya he pilot decided to land on STOCKHOLM!! Waah,,, at last, we landed on Swedia! Wow, 2 stranded girls now in Swedia. What an unpredictable moment.

Stockholm airport from inside the plane

Stockholm airport from inside the plane

When we got there, snow was falling down and it was sooo… beautiful. Though we only saw it from inside the plane. Hihihi, all crews and passengers were not allowed to go outside the plane/go inside the airport. Sementara penumpang-penumpang sudah pada panik dan gak karuan nanya lagi kejelasan kelanjutan penerbangan, pilot masih bingung, dunno what to do. So, we waited and waited there in the plane. Mana pas mau ke lavatory-nya ternyata pada out-of-order semua dunx, di segel gitu, aahhh…  >,<

Cabin crews tried to make us calm by serving some refreshments. Aku milih ‘water’ saja, karena yang disuguhkan antara lain wine merah, white wine, and wine kuning. Gyaahh… (mungkin mereka minum wine biar hangat yah badannya). Pas diminum, ternyata itu bubbled/sprinkled water!! Huex.. rasanya gak enak banget, kayak air putih + soda gembira, tajam di lidah tapi gak berasa. Hhhh… jadi tambah senewen!! >,<

Hope you enjoy this 'sprinkled water'.. huex...

Hope you enjoy this sprinkled water, huex.. teler

Orang-orang pada nelepon kolega/rekan bisnisnya di Helsinki kalau penerbangan tertunda. Aku juga contact Anneli dari NSN sana, tapi berkali-keli telepon putus terus! The phone call could not get through.. hah, separah itukah badainya?? :-(

Akhirnya pilot bilang, “We have 2 choices, mau turun di Stockholm dan lanjutin perjalanan ke Helsinki pakai pesawat lain (karena gak ada Lufthansa) atau kembali ke Frankfurt (lagi!)”

Some passangers got out from the plane and continued their trip from Stockholm with other planes, while others remained seated. Me? Well, we did not know anything about Swedia! (kecuali musiknya dan festival-nya, hahaha…), jadi balik aja deh ke Frankfurt.

Beeuuhh… I could not control mine, sleeeepppp………. -__- . Capek banget terombang-ambing selama hampir 8jam gitu. Pesawat masih mencoba untuk menerobos Helsini, tapi no weather improvement! Still sever and getting worse! So, we were heading back to Frankfurt airport again… hoahm… Sampai sana, rasanya badan udah patah-patah, mau istirahat!! But, we had to wait in a looooonnngggg line to change our tickets! Hyaaah… Antriannya panjang banget, krik..krikk… Sabar, Bu! ——

Setelah lama antri, dapat juga tiket buat besok pagi ke Helsinki dan gotel to stay for tonight! Alhamdulillah.. Tiba-tiba ketemu orang Indonesia juga, Mas Joko, dari NSN juga dan mau ke Helsinki juga. Alhamdulillah.. Dia katanya udah 3x ke Finland, dan he must be known yah how to GET OUT from this confusing airport!!

Tetapi, teteup aja yah kita bertiga nyasar! Memperlama situasi, bolak-balik, naik turun, udah tutup, yah, muter, naik lagi, ampe teler.. Lalu, EXIT! =D  .Yeah… But, we should wait for the shuttle-bus to hotel. Pas keluar airport ke tempat nunggu bus -> Wuuussshhhhh……….!!!!! Zziiingggggg……!!! Napas langsung berasap dan duingin yo, rek.. Kayak di Bandung, tapi lebih parah =p . Kalau disana, ada tambahan hujan saljunya, brrr…. I was amazed, but belum pake mantel bo’, masih baju stelan Cengkareng, malah Bilqis masih pake sendal jepit coba!! (halah..halah…top banget). Kabuurrr…masuk lagi ke dalam airport, pake mantel (Alhamdulillah aku bawa di tas cabin, orang-orang lain kasian mantel pada di bagasi, jadi cuman pake selimut Lufthansa buat nunggu bus dan mereka pada ngerorkok biar gak dingin).

Di halte bus =p

Di halte bus =p

Kita kembali lagi berdiri, waited for the shuttle bus. Yaaaahh… ternyata yang buat ke hotel kita uda PENUH!! :-( . Harus nunggu lagi sekitar setengah jam, lihat orang-orang dalam keadaan darurat pada gak pake jaket/mantel di hujan salju begini. Daripada bengong, foto-foto aja deh. Setelah foto-foto, udah mulai kebal deh, mulut tiba-tiba susah senyum, kaku, dan tangan susah gerak mencet tombol foto dan kaki udah semutan!! We started to worry… arrrrghhh… “Where’s the bus?!!”

That's the shuttle-bus

That's the shuttle bus

Beuh…Alhamdulillah datang juga, umpel-umpelan ke hotel. Aku udah gak tahan, lagi-lagi, tiduuurrr…. Lagipula gak keliatan apa-apa di luar, kabutnya tebal sekali bo’.. Ckup lama juga ke hotelnya. We stayed one night at that NH Morfelden Hotel. Dinner dulu dan makan-makanannya whuaaahh…. enak-enak, ketemu nasi dunx!! Saus ayamnya juga enak.. =D .At last, ketemu kasur juga! Langsung ambruk deh kita..Tapi lumayan juga nih, dapet nginep semalem di hotel Jerman gak kena charge tambahan =D

However, besoknya jam 6.15 we had to get to the airport again. Bayangin, bangun jam5, nyampe resto buat breakfast baru jam 6.12 (parah), lalu kita breakfast makan cepet-cepet (aku ampe kagak bisa ketelen tuh makanan) ampe jam 6.15, lalu langsung cek-out dan ke bus! PAS! Karena setelah itu ada yang mau naik lagi gak boleh, udah penuh, fiuh… Perjalanan ke airport lumayan lama, jadi bisa liat-liat kota Frankfurt yang tertutup salju. “Hopefully, everything’s going right today…”=)

Categories: daily · technlology

Women in Technology Award

November 30, 2008 · Leave a Comment

Humm…

Tanggal 14 November 2008, saat peresmian test-bed Nokia Siemens Networks di Jakarta… Alhamdulillah dapat trophy ini dan bisa belajar tentang telecommunication networking di NSN Research and Development Global Centre di Helsinki, Finland. Saya akan ceritakan deh gimana aja disana di post berikutnya =p

Women in Technology Award

Women in Technology Award

Sebenarnya, dari 3universitas : UI, ITB dan ITS, dipilih masing-masing satu cewek perwakilan. Tapi berhubung yang dari UI udah kerja, jadinya aku dan Bilqis (dari ITS) deh yang pergi ke Finland =D

Categories: daily · technlology

Time to Say Goodbye

November 10, 2008 · 1 Comment

Pagi ini hujan dan aku ditemani dengan lagu-lagu country ala Dixie Chicks yang membuat suasana jadi nyaman banget dah….

Di kampus ada acara serba Palembang gitu dan humm… of course ada Mpek2!! Hahaha… makanan wajib keluargaku, karena papa kan dulu tinggal di Plaju. Ternyata tadi ada mpek-mpek bakar juga, wah enaaakk… =p . Jadi ingat bulan puasa kemarin, di rumah ampir tiap hari buka puasa makan mpek-mpek, yang dibawa papa dari macam-macam restoran mpek-mpek whaah… nyam-nyam..

Setelah itu menuju latihan ISO di CC. Jika kamis kemarin latihan GAPENSI gabungan dengan PSM membuatku semangat karena lagu Zamrud Khatulistiwa yang etnik…sekarang latihan dengan lagu-lagu konser ISO yang membuatku terharuuuu…. T___T

Lagu pertama.. Gending Sriwijaya (nyambung dengan tema hari ini, serba Palembang, hohoho…). I like that song, although it’s a little bit boring… Lagu kedua, Wring That Neck!! Wow, JAZZ… ntar bakal gabung dengan APRES di lagu ini. Humm…pasti keren abis! Secaraa yang ng-aransemen juga mas Ammy, jadinya kan ‘dapet’ dengat jiwa-nya.

Lalu, tiba-tiba…lagu selanjutnya, YOU RAISE ME UP. Rencananya bakal gabung dengan PSM… Dibuka dengan solo biola Dilez yang Irish banget, membuatku serasa lagi di hamparan padang rumput luas dan angin berhembus damai (kayak di sampul album-nya Secret Garden gitoh..). Indah banget d… (terus bengong sendiri dan lupa maen, langsung ngejar kembali ke part lagi). Dan saat intro, seluruh orchestra main… gyaaahh….

T__T

Pengen nangis, aku terharu, apalagi semakin berjalannya lagu mood-nya semakin naik dan terbawa. Huhuhuhuhu……apalagi kalau udah digabung sama PSM yah? Duh, kalau aku nonton pasti udah nangis ya ntar… soalnya kalau main kurang begitu kerasa (dan gak bisa nangis karena harus baca part). Hwahwahwaaaa…. Jadi inget pas zaman mahasiswa dulu (cieh), pas acara PSM apaa gitu juga main lagu ini, tapi gak pake orchestra.. Cuma aku di piano, t’ilma di cello dan pake biola. Tapi nanti, with the whole orchestra!! Wow, it seems.. it will be a grandiose concert!

Latihan lagu tadi berakhir dan dibagikan partitur baru, I just glanced at the title and realized, “WHAT?!” :-o . I read again, and it was true.. we will play TIME TO SAY GOODBYE!!!! Adiet’s favourite song! For sure..jadi inget zaman-zaman dulu saat kita menggemari lagu-lagu Mbah Sarah Brightmen (TPB bo’). Kita langsung prima-vista semua main lagu itu dan surprisingly, it was very good…and very touching, indeed. In the middle of the song, I almost cry… I felt like there were Andrea Bochelli and Sarah Brightman singing in front of us! If only I can sing and play violin at the same time, I would do it..hehehe… Tapi lagu ini benar-benar bikin terharu, apalagi kalau ntar ditambah timpani pas konser!

The concert… well, kalau ingat tentang konser ISO tanggal 5 Desember aku jadi SEDIH…!!! T__T . Huhuhuhuhu……… I probably won’t be on the stage or watch the concert, because of the conference!!! >,< . I don’t understand, should I be glad or should I be sorry about that int’l biomedical conference. If the conference is in Jakarta/Bandung, that’s OK because perhaps I can come to the concert.. but unfortunately, the conference will be held in s’pore from 3-6 December. I haven’t buy my ticket yet.. I’m thinking to leave the conference and go back to Bandung in 5th December morning, so that I can join ISO concert!! =D . How about that??

Tentang Time TO Say Goodbye… mungkin event ISO dengan Gapensi tanggal 17 Nov nanti adalah terakhir kali aku bareng-bareng main di ISO. Karena, kemungkinan Januari 2009 aku udah pindahan dari Bandung dan pulang ke kampung Tebet, Jakarta. But I still dunno yah… But, jadi sedih aja… =’( . But (again), we have to keep moving… =)

Categories: daily · music