Time To Grow..

Entries from September 2007

1st Day Bulan Ramadhan

September 13, 2007 · 5 Comments

Assalamu’alaikum.Wr.Wb…

Hmmm… Alhamdulillah dipertemukan-Nya lagi dengan bulan suci Ramadhan tahun ini =)

Kita gak akan pernah tahu apa yang terjadi kemudian. Mungkin saudara-saudara kita yang di Sumatera gak menyangka bahwa hari pertama bulan Ramadhan ini mereka lalui dengan gEmPa. Di Bengkulu, di Padang, gempa masih berlangsung sampai tadi malam bahkan juga memakan korban jiwa. Ada beberapa yang mengalami berpuasa di tempat pengungsian karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati lagi. Kemarin juga Jakarta kena imbas dari gempanya, tergoncang sedikit gitu. Bencana memang datang tak terduga, gak pilih waktu, gak pilih tempat. Pertanyaannya, apakah kita siap? =(

Oia, bulan Ramadhan… hmmm, yang paling berkesan menurutku itu saat masa-masa sekolah. Entah kenapa, saat zaman sekolah suasananya berbeda dengan pas kuliah ini. Rasanya bulan Ramadhan tuh terasa ‘beda’nya. Yang seru sih pas Ramadhan di sekolah ada kayak pesantren kilat. Wah, seru…! =) . Yang aku rindukan pas bareng-bareng teman-teman saat itu adalah sahur bareng, buka bareng, muhasabah bareng, outbond bareng, mengkaji agama bareng, dengerin ceramah bareng. Huhuhuhu…. sepertinya suasana itu sekarang sangat sulit didapatkan =’(

Kangen yah zaman-zaman itu saat se-saat kita lepas dari rutinitas, fokus ke memaknai bulan Ramadhan, dan kebersamaannya sangat erat. Semakin dewasa, semakin bertambah pula kesibukan kita, makanya mungkin beberapa bulan Ramadhan yang ku lalui akhir-akhir ini terasa kurang dimanfaatkan. Sebenarnya itu masalah kemauan sih, tekad kita dan semangat dalam menjalani bulan suci ini.

Tadi pagi, pukul 03.00…

Orang-orang yang jaga di kosan mulai ‘ronda’ dari lantai 1 sampai lantai 3, memberi rantangan sahur dan mengetok-ngetok satu per satu pintu kamar untuk membangunkan sahur. Haik… It’s Ramadhan! Dini hari itu jadi ramai, kayak siang ajah, hihi… Alhamdulillah, ini tahun ke-4 aku melewati bulan puasa di kosan ku ini!  =D

Kemarin juga dibicarakan mengenai TaRGet-an di bulan Ramadhan. Kenapa sih perlu target? Hehe, jujur saja aku juga baru menyadari pentingnya ini. Seperti apa ya target kita sekarang, apakah ingin bulan Ramadhan seperti tahun lalu, lebih baik atau malah lebih menurun? Seiring dengan berkurangnya umur kita, tentu kita menginginkan target-an yang bisa dicapai lebih meningkat sehingga bisa terus bertahan atau meningkat sampai akhirnya mendekati ajal kita.  Pengen kan? =(   . Apa tandanya target-an kita itu bisa tercapai? Dapat terlihat dalam 11 bulan ke depan. Jadikan di bulan Ramadhan ini proses kita menempa diri dan membiasakan diri.

Proses pembiasaan itu rata-rata sekitar 1 sampai 2 bulan, jika dilakukan secara konstan. Ada satu cerita tentang seorang ibu anggota DPR (kemarin baru dengar pas liqo). Ibu ini sudah berumur 50-an tahun lah, hafidzah, memiliki anak 12 (waks!) dan sibuk lah pokoknya. Kalian tahu gak beliau tidur per hari berapa jam? 2 jam!! Heuu… kok bisa yah? Saya sajah 8 jam =P . Malu ah…  Jadi katanya sih semenjak anaknya yang ke-7 lahir, tidurnya yang jadi 4 jam jadi 2 jam. Pada pagi hari mengantar anak-anak yang 12 orang itu ke sekolah (6 oleh ibunya, 6 oleh bapaknya.. aih, jujur nih gw kagak kebayang!!!), setelah selesai si ibu ini menjalankan amanatnya di DPR, di organisasi, juga di lembaga muslimah yang ia ketuai, dll. Pada malam hari, anak-anak yang dititipkan di rumah saudara dijemput dan dibawa pulang ke rumah. Ia baru tidur pukul 11 malam. Lalu bangun pukul 1 dini hari untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ‘amanah’ yang ada, terus QiyamulLail, setelah itu mencuci pakaian, memasak, solat subuh dan menyiapkan untuk keperluan anak-anak yang ada 12 itu. Begitulah….

W, Subhanallah… kok bisa yah??? =((  Itu diperoleh juga bukan dengan instan tapi dengan proses.. Yah, proses pembiasaan itu yang dilakukan konstan selama 2 bulan. Setelah 2 bulan bisa dilalui dengan baik dan teratur, Insya Allah kesananya akan terbiasa. Satu lagi, soal kemauan dan menerobos kemampuan kita. Kita kan gak akan tahu seberapa mentoknya kemampuan kita jika tidak mencoba =)

Jadi tertohok…  hwuu… Kadang kita sering melihat ke atas dalam hal keduniawian, seperti soal harta, kecantikan, dan jabatan. Bisa membuat iri, benci dan panas. Padahal jika kita melihat ke bawah, banyak hal yang membuat kita seharusnya merasa bersyukur. Namun, kadang merasa biasa-biasa saja bila melihat orang yang giat dalam beribadah. Rasanya kurang termotivasi gitu.. hmmm… Sikapilah dengan tawazun.. semua harus dalam porsi nya yang proposional =)

” Dalam hal keduniaan lihatlah ke bawah… dalam soal keakhiratan lihatlah ke atas…”

Met puasa semuanya!

Semoga mendapat banyak hikmah di bulan Ramadhan ini, serta dilancarkan dan diridhoi 4WI ibadah2nya… amin…

Wass.Wr.Wb…

Categories: daily · religion

HapPy Old Couple.. :’)

September 9, 2007 · Leave a Comment

Hari ini seperti tiap minggu pagi biasa, olah raga di Sabuga. Namun, kali ini ada sesuatu yang tidak biasa. Hmm… Ceritanya gini… setelah capek berlari (ciyeh, berlari gitu? bukannya jalan..) di jogging track, saya menuju ke dekat sungai Siliwangi. Pagi ini udaranya benar-benar beda, dingin dan sejuk, enak deh. Terus, ada pemandangan yang membuatku langsung, zzzngg… Wah, Subhanallah..

Ada kakek-nenek yang sudah tua berolah-raga, keliling-keliling gitu, berjalan kaki sehat sambil gandengan tangan terus… =’)

 old couple1

Hiks… yang bikin aku terharu yah itu. Wah.. sudah tidak muda lagi tapi tetap SEMANGAT ber-olahraga, dan ehem.. tetap romantis!! =D . Perlu dicontoh tuh semangat berolahraga dan keharmonisannya…hehe… Sempat mikir juga, apa sih yang membuat mereka bisa menjaga keromantisannya sampai umur segitu.

Tiap orang pasti orientasinya berbeda yah.. Jika couple itu orientasinya kepuasan belaka, yah.. mungkin loh, saat tua nanti udah gak sanggup lagi buat memenuhi itu. Jika couple itu orientasinya fisik, saat tua nanti udah gak tahan lah ma pasangannya karena sudah beruban, keriput, osteoporosis, ompong. Hmm… silakan pikir sendiri, kira-kira kalian orientasi-nya nanti akan apa? =)

Tapi akan sangat indah jika semuanya dilakukan dengan ikhlas. Gak usah mikir-mikir ini itu, just keep doing n smiling.. tetap berkarya dengan semangat agar bisa bermanfaat, dinamis, dan apa adanya diterima. Pengen yah, walaupun tidak muda lagi tetapi tetap sehat, harmonis dan tetap berguna, membawa kebaikan bagi orang-orang. Hix…

Oia, ada dua lagu tentang couple di masa tua yang saya sangat suka, baik dari sisi lagu maupun lirik terutama – soalnya, benar-benar menyentuh, deeeeepp... =’(

 Lagu 1 : Saat Aku Lanjut Usia – by Sheila On 7

Saat aku lanjut usia
Saat ragaku terasa tua
Tetaplah kau s’lalu di sini
Menemani, aku bernyanyi

Saat rambutku mulai rontok
Yakinlah ku tetap setia
Memijit pundakmu,
hingga kau tertidur pulas

[Reff:]
Genggam tanganku saat tubuhku terasa linu
Ku peluk erat tubuhmu saat dingin menyerangmu
Kita lawan bersama, dingin dan panas dunia
Saat kaki t’lah lemah, kita saling menopang
Hingga nanti di suatu pagi, salah satu dari kita mati
Sampai jumpa, dikehidupan yang lain

Saat perutku mulai buncit
Yakinlah ku tetap yang terseksi, wuhu…
Dan tetaplah kau s’lalu menanti
Nyanyianku, dimalam hari

[Reff]

[yang aku paling suka dari lagu ini pas lirik ini "...  Hingga [nanti di suatu pagi, salah satu dari kita mati
Sampai jumpa, dikehidupan yang lain...",
menyentuh banget.. ]

oldcouple2

Lagu 2 : Grow Old With You – Adam Sandler

I wanna make you smile whenever you’re sad
Carry you around when your arthritis is bad
All I wanna do is grow old with you

I’ll get your medicine when your tummy aches
Build you a fire if the furnace breaks
Oh it could be so nice, growing old with you

I’ll miss you
Kiss you
Give you my coat when you are cold

Need you
Feed you
Even let you hold the remote control

So let me do the dishes in our kitchen sink
Put you to bed when you’ve had too much to drink
Oh I could be the man who grows old with you
I wanna grow old with you

[pernah kubawain lagu ini sama diles-biola dan bayu-gitar pas di pesta pernikahan gitu... hmm... kata-kata fave disini adalah "... I wanna grow old with you..", huix...]

Categories: Uncategorized

Inharm-

September 9, 2007 · Leave a Comment

Ass…

Wah, sudah lama tidak bercerita-cerita alias ngeBlog disini… hmm, maklum-maklum sudah masuk kuliah sih (semester 7 bo.. Alhamdulillah..).

I‘m preparing for my ABSRM Piano Exam now.. huix… >,< –> keep struggling yeah…!! Minggu ini, setelah ber-latihan2 sama anak-anak Eclipse tetapi hasilnya, huix.. bisa dibilang agak menyesakkan juga, ah sudahlah =( . Mungkin di lain waktu, mungkin malah bisa ke ASIAN Beat (hopefully..).

Oia, kemarin akhirnya Alhamdulillah selesai tracking buat vokal dan biola lagu Inharmonia Indonesia, yang Insya 4WI bakal dipakai buat Pekan SeniBudaya itb. Lagu buatan nif ini aku suka banget! Soalnya memasukkan sisi nuansa etnik budaya Indonesia, kalau bisa dari seluruh penjuru daerah juga. Sahut-sahutan biola (me) dan gitar (nif) juga kerasa… biola dengan nada-nada etnik, yaitu sekitar 1-3-4-5-7 sedangkan gitar dengan efek-efeknya mencerminkan ke-anak-mudaan, menyentuh nada-nada 2 – 6 juga. I luv this song… (promosi)

Sekalian lah belajar make SONAR.. asik sih. Maklumlah skill audio-ku kan sangat-sangat cupu, gaptek pula jadi pas diajarin senang banget dah. Tau gak, tool yang paling aku suka apa? V-vokal!! Buat ngebenerin pitch nada vokal! hehehe… (senyum licik). Heeuuu… dengan kecanggihan teknologi, orang yang pitch-nya asal-asalan nyanyi juga bisa jadi penyanyi beneran! Bisa dibikin/digambar juga kurva cengkokan suaranya kayak gimana. Halah, kalau kayak gini mah, semua orang juga bisa recording sebagai vokalis! =P

Tapi yang membedakan adalah saat LIVE! Wkakakakak…. =D . Makanya seorang penyanyi tuh belum disebut penyanyi kalau cuman recording doang, gak pernah tampil secara langsung, heheheheh… =)

Btw, mengenai Inharmonia Indonesia… pesannya adalah tentang cinta tanah air, yang kaya akan budaya-budaya, sangat beragam. HARUS nya sih, dari segitu banyak suku-suku di Indonesia dengan berbagai sifat pembawaan asal – memiliki satu persamaan, yaitu bersatu sebagai bangsa Indonesia!

hey..hey… aku bacot sekali kali ini. Padahal kagak nasionalis hey, bukan seorang idealis.. udah ah, saya disini cuma bertugas menyampaikan keindahan bumi Indoneisa sebenarnya lewat lagu Inharmonia Indonesia XD

Wass…

Categories: daily

Monokrom, GrayScale dan Colour

September 9, 2007 · 7 Comments

Gambar monokrom adalah gambar yang disusun oleh dua warna, HITAM dan PUTIH. Bisa disebut gambar biner juga, karena kalau tidak 1 ya 0, kalau bukan hitam ya putih.

Gambar grayscale adalah gambar yang selain hitam, ada juga hitam sedang, abu-abu tua, abu-abu muda, putih, tergantung pembagian kuantisasinya.

Gambar colour yah gambar yang warna-warni… tergantung juga mau pakai standar colour apa. Kalau pakai RGB, bisa dikuantisasi gradadsi warnanya dan kombinasi pencampuran warna-warna tersebut, bisa sampai didapat jutaan warna loh.

Nah… apa dunia ini tersusan dari hal-hal yang monokrom?? Menurutku gak … apa ada, orang yang benar-benar baik? Kalau tidak baik, ya pasti dia jahat…Apa seperti itu? Kalau tidak PUTIH, ya HITAM… like that? Bahkan seorang yang ‘putih’ pun kadang mendapati hatinya terpecik noda-noda ‘hitam’. Apa seorang yang sudah ‘hitam’ gak bisa lagi untuk menjadi putih? Hey, di dunia ini ada yang namanya BAYCLIN, kalau dia mau tinggal mencuci dan mencelupkan ke dalam bayclin biar jadi putih mengkilap lagi, bersih….

Dunia GAK hanya hitam-dan-putih. Yang hitam akan tetap hitam, yang putih akan tetap putih. Siapa yang bisa menjamin itu?? Dalam dunia GrayScale, ada saatnya seseorang pindah dari dunia hitam ke dunia putih melewati beberapa fase dan tahapan-tahapan. Jika seseorang menerima input yang positif, ia akan tersentuh hatinya. Derajat kehitaman pun berkurang menjadi abu-abu tua… lalu dia tetap berada dalam lingkungan yang baik itu. Maka ia terus bertahap ke kondisi abu-abu muda. Tapi, bukan tidak mungkin jika ia mendapat input negatif akan semakin pekat lagi, kembali ke derajat yang lebih hitam.

Dalam dunia GrayScale, ada pembagian kuantisasi tingkat peralihan keabuan tersebut. Masa peralihan kondisi hitam ke putih seseorang juga begitu, tergantung dia memakai kuantisasi berapa. Sebut aja 3 bit, maka akan ada 8 fasa keabuan. Hmm… kalau dipakai 8-bit, maka akan lama juga yah proses dari hitam ke putihnya. Itu tergantung dari kondisi seseorang dan lingkungannya juga.

colour n grayscale

Nah, mari beralih ke dunia COLOUR!! yeahh…. inilah yang bikin hidup lebih berwarna! Kalau ditanya, “Bila tidak hitam, kamu pilih apa?”. Biasanya orang akan menjawab, “Putih.”. But, hey.. can we see from the other side? There can be pink, blue, red, green or purple! Warna-warni toh.. Orang juga macam-macam, terlebih lagi dari satu orang pun ‘memancarkan’ warna yang berbeda-beda tergantung kondisisinya. Seperti prisma yang dilintasi cahaya, keluarnya bisa warna-warni spektrumnya.

Warna-warna ini bisa diterima dan dipersepsi oleh mata karena merupakan suatu fungsi panjang gelombang yang dipaparkan oleh fungsi kecerahan relatif. W, Subhanallah.. kemampuan mata untuk menangkap cahaya memiliki intensitas range sampai 10 pangkat 10, luas kan.. Bila persepsi orang tentang warna aja bisa berbeda-beda, ada yang bilanng tosca itu warna ijo, ada yang bilang itu termasuk biru..  Apalagi persepsi orang mengenai seseorang yang memiliki warna-warna tersendiri di dalamnya. Pasti bakal berbeda-beda.

———————————————————————————————————————-

Oia, masih berkaitan dengan representasi citra di atas… Jika seseorang sekarang merah, apa dia akan terus merah? Gak kan, bisa saja dia menjadi merah kekuningan (oranye) atau malah jadi biru. Bila sekarang pink, mungkin besok akan ungu? Iya kan.. Sebenarnya, kita GAK bisa men-judge orang hanya karena ‘warna’ yang terpancar dari dia sekarang. Bila sekarang dia hitam, mungkin kita akan berpikir ‘dia itu udah dicap buruk’ yah selamanya pasti akan beranggapan seperti itu. Kita gak tau kan, suatu saat seseorang itu akan bertransisi menjadi ‘putih’?? Wah, sayang sekali kalau kita sudah mencela-cela, menyumpahi, under-estimate seseorang yang ‘hitam’ tersebut, bila nantinya di kemudian hari malah justru akan lebih putih bersinar… hmm…

Warna seseorang juga akan ‘pudar’ bila dia di’nodai’ oleh pengaruh-pengaruh eksternal. Misalnya saja, karena gosip.. Mau gak mau, kebanyakan orang akan terpengaruh bahwa orang itu ”biru’ atau orang itu ‘hijau’, dst. Menurutku, kenapa gak di FILTER saja?? yupz.. filter omongan orang-orang tersebut sehingga yang akan tampil hanya warna-warna asli-nya. Setidaknya hal ini diperlukan pada pre-processing image yang akan kita lihat =P  . Setelah itu baru kita harus bisa membuat persepsi dari dalam diri kita, membedakan dan mengklasifikasikan warna.

Categories: daily · religion · technlology