I Smurf U, Hubby! <3

Published January 18, 2012 by vanya2v

Gara2 nonton Smurf di pesawat *super telat*, mengembalikan memori indah masa kecil tentang desa Smurf dan kisah-kisahnya. Dari dulu emang udah suka baca komiknya, nonton kartunnya, sampe punya beberapa boneka kecil karakter Smurf, lalu si Smurfette dengan mobil-mobilan pink-nya. Aih, lucunya… So, why am I writing about Smurf, anyway? It’s not the main thing that I’d like to talk about right now =p

Well, I Smurf my hubby so much.. oh, 3-days without him seems like 3-months for me

I think our relationship, let’s say 80% of it, relies heavily on internet connection. okay, three years LDR and now after marriage, again – I still have to turn-on my webcam to communicate with him. I have to go-back here to come-back there, soon Insya Allah hopefully. I love being in home, ‘coz everything I love to do is in home.

I know I’m not formally working, but I don’t know why I’m so busy *halah, sok banget* doing some personal interesting projects (okay, list!). I hope I can finish them within these 3 months, so I can return peacefully there… :p .

I Smurf my hubby, he’s the most smurfable boy in my heart who makes me wanna smurf him..

Efek jadi ibu rumah tangga sangat berasa, apalagi jika di rumah Anda tidak ada timbangan. Kaget juga sekalinya nimbang naik 5 kg. Tapi biasanya emang kalo lagi bahagia jadi banyak makannya, apalagi sehari – hari kerjaannya masak. Sekarang sudah mulai berdiet lagi dan jogging 2x sehari, at least I must burn 200 kcal/day. Oh, what did I write? just a curcol selingan, hihi..

I Smurf to my hubby, why we cannot have smurf like the other normal Smurfs?

I Smurf my hubby, I know we can smurf this… just be patient and believe…

I Smurf U

Welcome 2012!

Published January 1, 2012 by vanya2v

Alhamdulillah 2011 sudah terlewati dengan baik dengan dua greatest moment in my life: lulus European master and my wedding.. :’)

But, in 2011 I haven’t made another album (2012 maybe? Yeah.. I’ll have plenty of time for my music hopefully).  At least I made many singles in 2011, such as Technonesia, Unspoken Words, Time 4 Us, and the most recent is the classical  Princess Minuet.

In 2011, I had reached my lowest weight in my life since I was 11 years old.. hahah, yes, right before the wedding!! :) ) #LOL . Anyway, I think now I’ve gained weight after being a housewife. Arrrgghh…. x(  . From now on I have to do more cardio and no-fried food.  NO way, it’s so hard..  (T,T)

Sorry OOT, just wanna tell some ‘misunderstanding’ jokes:

When I went shopping in Halal supermarket this weekend. I asked the butcher whether he had turkey or not ‘coz I was so carving for that poultry meat, “Do you have turkey?”

“Oh sorry.. I am from Marroco but he’s from Turkey, maybe you can speak with him,” he pointed the Turkey guy in the butchery.

“Not that Turkey. I mean.. Do you have turkey meat?,” I kept asking him.

“Oh no.. We don’t have Turkey meat.. All we have here are meats from the Halal local butchery in Germany. I’m sorry…”

So what should I say? “I mean.. turkey.. you know, KALKUN!”

and at last he understood. Okay, in Netherland you better used Indonesian language, hahah… ‘coz Kalkun is Kalkoen in Dutch. So, it’s the same…  Unfortunately they didnt have Kalkoen there, huhuhu…  =,=

————————————————————————————————————————————–

Now, back to the original topic.. =D

Just before the new year, I had a nice daytrip to Amsterdam with my hubby. We visited Madame Tussauds (well, it was my 2nd time there and there were some new figures now, such as Lady Gaga and Justin Bieber, awww… =p) and crusing canal tour (yep, my 3rd time for Amsterdam canal tour #boring).

Dam - Amsterdam

In new year’s eve, I simply relaxed at home, watched TV, counting down to 2012… like in the years before, every new year’s eve is family time – in Home. Now with my new-little-family (berdua doanx, hiks..). We had a lovely meal: Olliebollen, Choco-kiss, Baklava (ooh I love this sweet pastry!) and hot Bandrek-Cinnamon.. =D

and today, we just made new-year snack: Lumpia Goreng ala NyoNyo, hihihi…

Loempia

What are the resolution for 2012? I just wanna be settle down with my family.. I mean, settle everything.. :)

I know, that seems ridiculous since I feel like now I stray somewhere with confusion and uncertain plans.  Somehow, we’ll find the way, Insha Allah..

 

Gementee dan Hari Iboe

Published December 22, 2011 by vanya2v

Selamat hari IBU!! Bagi para iboe disana.. :)

Sore ini Alhamdulillah baru memproses Marriage Registration di Stadkantoor Gementee sini, salah satu syarat dokumen untuk mengurus MVV sebagai dependent. Sebelumnya kami tidak membawa dokumen2 asli, alhasil dikirimlah Akte Nikah dan Akte Kelahiran ku yang sudah dilegalisasi dengan DHL hari Sabtu dari Jakarta, eh langsung sampai disini Senin siang. Dasyat dah, cepet banget sampai! Setelah dokumen asli semua diperlihatkan ke Stadkantoor, barulah Marriage Registration akan diproses ke IND (kantor imigrasi Belanda) dan kantor polisi, setelah sekitar 2 bulan baru akan dihubungi lagi kalau selesai. Lama yah, apalagi belum proses MVV family reunion-nya, yang menurut informasi memakan waktu proses sekitar 3 bulan.

Bagaimana lagi, nampaknya saya memang harus mulai memutuskan untuk mengurus MVV ini, jika ingin bersama mas disini. Memang tadinya aku rasanya masih enggan dan ogah kalau disini ‘cuman’ sebagai dependent-nya, tapi sudah sejauh ini masih belum ada sinyal petunjuk aku harus bagaimana.  Sedangkan dengan visa turis seperti sekarang, hanya berlaku 3 bulan dan jika ingin memperbarui harus stay dulu di Indonesia selama 3 bulan baru bisa kesini lagi. Aku udah capek, semenjak tahun 2008 LDR terus sama mas..

Hari ini hari IBU ya… Aku hanya sedang berpikir, kapan ya bisa juga jadi ibu? Kapan ya? Soalnya statusku memang masih gak jelas saat ini. Status tempat tinggal? Nomaden, bulan depan balik ke Jkt dan baru beberapa bulan lagi kesini, kok kayak bola ping-pong ya dilempar-lempar kesana-sini. Status pekerjaan? Gak punya. Status penghasilan? Apa lagi. Yang penting status pernikahan, jelas deh, hehe.. Keinginan ku sekarang juga sudah tak tentu arah. Aku ingin apa, ingin kerja, ingin nerusin kul, ingin jadi artis, ingin jadi ibu RT, atau ingin apa, aku jadi bingung, gak ngerti! :s

Kemarin Mama ngabarin kalau ijazah Master’s ku sudah keterima, sampai di rumah dengan selamat. Alhamdulillah ternyata “Distinction”. Beberapa minggu lalu juga ex-supervisor ku baru mempresentasikan Tesis-ku di conference dan sudah dipublikasikan di IEEE compt.society. Alhamdulillah… Tapi itu semua kayaknya seperti sekelebatan aja jika melihat kondisiku sekarang.

Okay, memang sejak bulan Mei aku sudah mulai apply Job, mulai dari yang di Indonesia sampai di yurop, mulai dari PCD- ITB sampai CDC -UI. Jika kuhitung-hitung sudah ratusan aplikasi job sampai sekarang, tapi semua berujung nihil. Semenjak mas keterima beasiswa disini, aku juga mulai mencoba untuk apply PhD. Memang baru puluhan aplikasi PhD-nya, dengan topik risetnya berbeda-beda dan butuh ide juga untuk nulis tiap proposal penelitiannya. Semuanya, walau sempat ada yang interview satu kali, mengirimkan email permohonan maaf dan penolakan. Mentalku semenjak bulan Mei sudah terbawa dan terngiang-ngiang: email yang masuk adalah penolakan. Mas selalu suruh bilang, Alhamdulillah… belum dan bukan disitu tempatmu, GAK boleh kecewa! *yah, mungkin aja memang ternyata bidangku ternyata di MUSIK atau usaha lain, hehehe…*. Just pray for the best..  :D

Lagipula kayaknya aku juga lebih ingin independen sih. Who knows? I’ll try.. :p . Aaah, MAAF yah kok saya jadi CURCOL ginih  xD . Mama juga sampai sekarang masih saja terus mendukung dan memberi semangat agar tak putus asa, tak pernah berhenti. Kenapa ya, sepertinya semangat Mama gak pernah habis. Beda banget sama aku yang terlalu mellow (MEwek meLooLoOW).. (T,T) . Apa jadi Ibu harus selalu positif yah? Emang bener kata pepatah:

“If Mom’s happy, then the whole family is happy”-

Jika ada ibu yang tenang, pasti kan anak-anak dan bapaknya juga senang. Kalau ibunya uring-uringan, apalagi bapak dan anak2nya, semuanya stress juga. Kalau Mama gak pernah bosen BBM panjang yang isinya nasihat, semangat, serta do’a. Kata Mama, kalau mau jadi ibu, harus KUAT! Hooo… memang beda karakter (aku butuh karakter mellow buat bikin lagu –hahah, excuse), apa aku udah bisa ya jadi ibu? Mama ‘kan udah jadi ibu pas umur 22 tahun, sedangkan aku umur 24 tahun masih kayak begini. Walau terkadang aku bisa lebih nekat dan lebih berani, kalau udah ada maunya, hihi…

Kalau Mama…memang semangat menuntut ilmu, apalagi 2 bulan lalu ini baru di wisuda lulus tepat waktu Sastra Arab dari Univ. Al-Azhar Jkt, dan mendapat kehormatan loh, mahasiswa dengan IPK tertinggi di sastra, yaitu 3.9 alias CumLaude. Subhanallah… memang gak kalah sama anak – anak S-1 lain teman kuliahnya. Mama kalau belajar dan buat skripsi itu setiap hari tidur jam 1 atau 2 pagi, tapi jam 3 atau maximum jam 4 sudah bangun. Gak ngerti deh aku kok bisa kayak gitu, di doping kopi mungkin juga yah.. Yang pasti beda banget sama aku yang gak pernah begadang dan put effort lebih dalam belajar, baru tidur kurang dari 7 jam aja udah rewel minta ‘nagih’ tidur besoknya. MAMA memang TOP, sekarang juga terus memperdalam kajian ilmu bahasa Arab dan Al-Qur’an-nya…  =)

Me & Mom

Alhamdulillah.. Allah SWT surrounds me with super women in my life. My mom, my grandma (alm.), and my mother-in-law (alm.), semuanya KUAT dan solehah.. So many things to tell about them, yang selalu aku kagumi dari sisi kesabaran luar biasa, kebesaran hati, kekuatan iman, dan juga kasih sayang. Mereka semua selalu memotivasiku dan menjadi pelajaran bagiku-sebagai seorang wanita dan nantinya calon ibu- jika mengingat perjuangan lahir-batin wanita – wanita tersebut. Ya Allah, di hari ibu ini aku hanya bisa memohon dan berdo’a pada-Mu, karuniakanlah ibu-ibu kami dengan rahmat dan kebahagiaan, limpahkanlah mereka kasih sayang-Mu, maafkanlah segala dosa mereka, hindarilah mereka dari azab-Mu, balaslah amal mereka dengan ridho-Mu, dan masukanlah mereka dalam surga-Mu. Amiin…

Semoga aku juga bisa menjadi seorang iboe yang solehah dan KUAT.. :)

Ulang tahun bersama

Published December 4, 2011 by vanya2v

Yep, hidupku memang nomaden selama empat tahun belakangan ini. Mari kita tengok, ulang tahun ke-21, saya merayakannya di tengah badai salju di Helsinki, Finland. Ultah ke-22, saya sedang berkutat dengan kesendirian yang misterius di gloomy Edinburgh, UK. Ultah ke-23, dirayakan dengan bermain snowsliding bersama teman – teman di France. Lalu, sekarang masih juga di benua Eropa, ultah ke 24 saya lewati di Belanda. Tapi bedanya, Alhamdulillah sekarang ada si mas, setelah tiga tahun belakangan ini ulang tahun sendirian. Terakhir kali ultah bareng mas tuh pas umur 20 tahun, sempat ngerayain dengan aksi saling traktir, bersama teman – teman yang lain juga (Suis Butcher dan Warung Sate Sinta, hooo… jadi kangen kuliner Bandung!).

Setiap ulang tahun pasti saya ‘manjain’ diri sendiri dengan menghancurkan segala pola makanan diet. Untuk kali ini, temanya adalah romantic dinner for two. Sederhana aja, cuman karena gak pengen masak – masak pas lagi ultah. Jadinya beli jus anggur (sok wine banget dah, padahal ini jus anggur asli yang super manis banget), terus beli pizza Kebab, pizza TonNo (pizza ikan tuna), dan Vinetta. Benar – benar makanan cepat saji ya… tapi enyak  =D

Simple Dinner for Two

Nah, kalo syukuran ulang tahun diadakan hari Sabtu kemarin, pas di ultah mas yang ke 26. Disini aku benar – benar HARUS masak! Karena keterbatasan tempat dan kursi di apartemen kami, jadi hanya mengundang enam teman. Tapi itu juga udah rame kok, jadi senang. Menu yang Nyo masak cukup melelahkan karena hampir semuanya Indonesian cuisine yang membutuhkan energi & waktu lebih banyak, hehe… ada Shaslick, yang bakso-nya juga home-made loh! Ada perkedel kentang, ayam keremes (kremesan-nya kayaknya kurang banyak bikinnya), sambal terasi (nyo loves terasi!), tahu pletok (yang kayak di depan Primarasa – Bandung itu loh), sop sosis jamur (lupa di foto! huhu…), pudding marie-almond, dan agar – agar leci. Kalo dua kue ulang tahunnya (kan dua yang ultah) beli, tapi hias sendiri pake crumble.

Menu for Our Birthday

Alhamdulillah di ultah ke-24 bisa melewati sama mas. Semoga Nyo bisa tambah sehat, lebih jelas untuk ke depannya & gak LDR lagi, dan semoga aja tahun depan udah bisa merayakan ultah bersama- sama si bebe juga… Amiin… but, I dunno where *nasib jadi nomaden*..  =p

1 muharam &1 day before tomorrow..

Published November 27, 2011 by vanya2v

Tomorrow insya Allah will be my 24th B’day…!! Sekarang juga 1 Muharam disini.. =D

Hanya ingin meng-up-date… Beberapa hari setelah wedding, aku dan mas langsung terbang ke negeri kompeni, soalnya mas gak boleh kelamaan gak masuk kuliah dan juga tugas – tugas sudah menumpuk. Yep, gak ada istilah hanimun deh, lebih diisi dengan ngerjain tugas-tugas bareng, hooeks… T,T . Dengan membawa koper dengan berat maximum (30 kg), setelah transit di Dubai, akhirnya sampai juga di Schipol, Amsterdam. Sayangnya karena hari minggu, banyak perbaikan line kereta sehingga beberapa jalur ditutup dan kita harus ganti lima kali naik kereta dan bus. Hufff…. Capek juga berjalan kaki jauh menggeret – geret koper besar untuk sampai ke apartemen kami.

Kembali lagi ke Eropa. Baru menikmati sebentar di Jakarta, sekarang sudah kembali lagi ke benua ini. Tapi kali ini sudah tidak untuk belajar lagi, tapi sebagai ibu rumah tangga. Visaku, sayangnya hanya visa turis selama tiga bulan. Kegiatan setiap harinya ya sibuk beres – beres, masak, dan bantuin belajar kuliah mas. Jadi nambah ilmu soal telematika deh.. Selain itu juga ikut belajar bahasa Belanda, pake buku les mas. Hmm… Agak2 masih mix between Spanish dan Francais neh (sok banget, padahal kagak becus semuanya). Surprisingly, kegiatan yang ‘kayak gitu – gitu’ aja kok ternyata capek yah? Mungkin Nyo masih beradaptasi nih…

Sempat main – main juga mengunjungi KBRI  ke Den Haag dan berkumpul dengan teman – teman lain di Delft. Beberapa minggu lalu juga berlibur setelah mas selesai quarter pertama, mengunjungi Zaanse-Schaans, Volendam, dan Amsterdam. Rasanya seperti baru kemarin saat tengah tahun 2009 sama ortu berkelana di Amsterdam, lalu April 2011 juga baru ke Amsterdam dengan teman – teman, sekarang kesini lagi tapi barengannya beda, hihhihi… =D

jembatan kastil di Delft

Zaanse-Schaans memang indah, dengan macam – macam kincir angin khas Belanda dan rumah – rumah kayu hijau yang unik. Disana juga ada pabrik Albert Heijn pertama, museum Clock, bahkan kita bisa masuk ke dalam kincir anginnya lho (tapi bayar). Seperti juga objek wisata Belanda tradisional lainnya, ada Cheese Farm di dalam kompleksnya. Yummy… Keju Belanda emang enak. Belum lengkap juga tanpa adanya Clog Workshop and Factory, hampir sama seperti yang waktu dulu kami kunjungi – Simonhoeve Cheese & Clog Factory.

Zaanse Schans

Kincir angin

Di Volendam, tujuan utama kami adalah untuk berfoto dengan baju tradisional Belanda. Lucu juga yah, dulu aku foto di tempat yang sama sendirian, sekarang berdua, nanti kalo udah ada si dedek, foto lagi deh, hahaha…  Beneran kayak kakek – nenek rasanya karena kaca mata lupa dilepas pas di foto kostum. Setelah foto, menikmati waffle coklat garing kriuk dengan coklat meleleh, di tengah suasana dermaga Volendam sore hari, kapal – kapal yang merapat dan burung – burung camar yang beterbangan. Lezatnyooo….. Tiba – tiba PLUK…!!  Kotoran burung tepat jatuh mengenai di bahu ku!! Aaargghh…. Untung pake jaket kulit, jadi bisa dibersihkan. Dan Alhamdulillah lagi gak ke waffle-nya, huee…. Kalo iya, bisa bener – bener ilfil dah!

Kakek nenek di londo

Okeh… Only 1.5 months left dan mungkin aku akan pulang lagi ke Jakarta, alone.. I don’t know, only God knows.. Pray for the best for my future..  :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.